|
Seminar
Seminar “Guruku Teladanku” di Pondok Pesantren
Baiturrohman
”Sesungguhnya
telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi
orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak
menyebut Allah” (Al-Quran, Surah Al-Ahzab [33], ayat 21). Ayat sangat penting—khususnya
jika dikaitkan dengan bagaimana seseorang belajar menjadi lebih baik—ini akan
dijadikan tulang punggung pemikiran Hernowo ketika dia diundang untuk menjadi
narasumber di sebuah seminar yang akan diselenggrarakan oleh Pondok Pesantren
Baiturrohman, Ciparay, Bandung.
Seminar dengan tema “Guruku Teladanku” itu akan berlangsung pada Rabu, 14 Juli
2010, dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Menurut Hernowo—yang banyak memproduksi
buku tentang metode-metode baru kegiatan belajar-mengajar yang menyenangkan dan
bermakna—sebuah sistem pendidikan, di mana pun, akan berjalan sesuai sunatullah
jika konsep penyelenggaraan sistem pendidikan tersebut mengacu ke ayat 21 dalam
Al-Quran Surah Al-Azhab. Jika seorang guru benar-benar dapat menjadi teladan
yang baik bagi para muridnya, kegiatan pendidikan akan berhasil dalam mencuatkan
potensi yang dimliki oleh setiap anak didik.
“Ketika saya bayi, saya tidak dapat berbicara dan berjalan. Lewat uswah yang
dilakukan dengan ikhlas oleh orangtua dan saudara-saudara saya yang lebih tua,
perlahan-lahan, saya berhasil meniru (”potensi saya ditarik keluar” terkait
dengan) cara mereka berbicara dan berjalan. Setelah usia bertambah, yang saya
tiru pun lebih banyak dan akhirnya saya bukan saja terampil dalam berbicara dan
berjalan, melainkan saya juga bisa bernyanyi dan berlari,” demikian tegas
Hernowo terkait dengan tema yang akan dibahasnya dalam seminar nanti.[]
|