Artikel Image

Wednesday, 30 September 2026

Oleh: admin Admin

Wednesday, 19 August 2026

Oleh: admin Admin

Semakin Sulit Fokus? Kenali Penyebab Attention Span Menurun!

Pernah merasa sulit berkonsentrasi lebih dari satu menit? Baru membuka buku beberapa halaman, tangan sudah refleks mengambil ponsel. Sedang mengerjakan tugas, tetapi tiba-tiba berpindah membuka media sosial tanpa sadar. Jika hal itu sering terjadi, bisa jadi penyebabnya bukan sekadar kurangnya pengendalian diri, melainkan karena attention span atau rentang fokus kita memang semakin pendek.

Menurut penelitian Mark (2023), rata-rata rentang fokus telah menurun drastis, dari sekitar 150 detik menjadi hanya 47 detik. Artinya, otak kita kini jauh lebih mudah terdistraksi. Menurunnya attention span tidak hanya dipengaruhi oleh lamanya waktu menatap layar, tetapi juga oleh cara konten yang kita konsumsi. Video berdurasi pendek, hingga notifikasi media sosial yang terus bermunculan, membuat otak terbiasa menerima stimulasi secara cepat.

Akibatnya, aktivitas yang membutuhkan fokus lebih lama, seperti membaca buku, belajar, atau mengerjakan tugas, terasa semakin berat. Otak menjadi terbiasa berpindah dari satu informasi ke informasi lain tanpa sempat memprosesnya secara mendalam.

Tapi, attention span juga bisa  dilatih melalui kebiasaan sederhana, seperti mengerjakan suatu aktivitas dalam satu waktu. Salah satu cara yang juga dapat membantu adalah membaca buku. Berbeda dengan konten berdurasi pendek yang terus berganti dalam hitungan detik, membaca mengajak otak mempertahankan perhatian pada satu alur cerita atau gagasan, sehingga kebiasaan ini dapat membantu melatih fokus secara bertahap.

Namun, jika membaca novel terasa terlalu berat, kamu bisa memulainya dari kumpulan cerita pendek. Setiap cerita dapat diselesaikan dalam sekali duduk, sehingga lebih mudah membangun kembali kebiasaan membaca tanpa terasa melelahkan. Berikut rekomendasi buku yang berisi kumpulan cerita pendek untukmu!

  1. Tanpa Rencana

Melalui kumpulan cerita pendek dan puisi naratif, Dee Lestari mengolah ide-ide yang muncul begitu saja menjadi kisah yang mengajak pembaca merenungkan berbagai sisi kehidupan. Mulai dari kehilangan, kematian, penerimaan, hingga spiritualitas. Setiap cerita disampaikan dengan gaya yang ringan, lincah, namun tetap menyisakan kesan yang mendalam. 

  1. Tempat Terindah untuk Mati

Berisi 100 cerita yang ditulis sepanjang 1976–2025, antologi ini memperlihatkan keluasan eksplorasi Seno Gumira Ajidarma dalam mengangkat kehidupan manusia. Dengan gaya bertutur yang tajam dan beragam, kisah-kisah di dalamnya memadukan hiburan, kritik sosial, serta refleksi tentang berbagai persoalan kehidupan. 

  1. Orang-Orang Bloomington

Dalam Orang-Orang Bloomington, Budi Darma menyuguhkan tujuh cerita pendek yang mengangkat dinamika batin manusia. Melalui kisah-kisah yang sederhana, pembaca diajak menyelami tema-tema seperti kesepian, prasangka, dan hubungan antarmanusia yang penuh konflik. Gaya bertuturnya yang khas membuat antologi ini tetap relevan dan memikat lintas generasi.

Share

share icon share icon share icon
Artikel Terpopuler
Penulis

15 May 2026

Selamat Hari Buku Nasional, In ...
Penulis

22 May 2026

Fakta di Balik Hari Kebangkita ...
Penulis

08 June 2026

Kisah Hidup Tokoh Bangsa yang ...
Penulis

08 June 2026

Kisah Hidup Tokoh Bangsa yang ...
Penulis

19 June 2026

Kisah Hidup Tokoh Bangsa yang ...
Lihat Semua