Kabar baik bagi pembaca Seni Merayu Tuhan. Buku karya Husein Ja'far Al-Hadar atau yang kerap disapa dengan Habib Ja’far resmi diadaptasi menjadi film layar lebar. Film ini disutradarai Cesa David Luckmansyah dan dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 13 Agustus 2026.
Adaptasi ini dibintangi Ari Irham sebagai Hikmah, Lutesha sebagai Sophia, Teuku Ryzki sebagai Hotib, dan Rieke Diah Pitaloka sebagai Ibu Hikmah. Sebelum menyaksikan kisahnya di layar lebar, tidak ada salahnya mengenal lebih dekat buku yang menjadi inspirasi film ini.

Berbeda dari buku keagamaan pada umumnya, Seni Merayu Tuhan membahas hubungan manusia dengan Tuhan melalui sudut pandang yang hangat. Husein Ja'far Al-Hadar menggambarkan ibadah bukan sekadar sebagai kewajiban atau rutinitas, melainkan sebagai bentuk cinta, keikhlasan, dan penghambaan yang tulus kepada Sang Pencipta. Melalui berbagai refleksi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, buku ini mengajak pembaca memaknai kembali arti kedekatan dengan Tuhan.
Nilai-nilai tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam adaptasi film melalui perjalanan Hikmah, seorang pemuda yang mulai mempertanyakan kembali makna keimanan setelah kepergian sang ibu. Sosok ibunya yang terus hadir dalam mimpi membuat Hikmah berusaha mencari jalan agar sang ibu memperoleh ketenangan di alam sana. Dalam pencarian itu, ia ditemani Hotib, sahabat masa kecilnya, serta Sophia, kekasihnya yang berbeda agama.
Jika kamu berencana menonton filmnya nanti, membaca Seni Merayu Tuhan terlebih dahulu bisa menjadi pengalaman yang berbeda. Selain memahami gagasan yang menjadi dasar cerita, kamu juga dapat menikmati berbagai refleksi yang ditawarkan Husein Ja'far dan melihat bagaimana pesan-pesan tersebut diinterpretasikan dalam versi layar lebarnya.